sempat ku senang
sempat ku rajut bayang
ketika hati kembali ku pasang
ternyata sbataas impian
ku datang padamu
dengan harapan terbesarku
denngan lembut,
kau bawa ku dalam kematian
tangis ku bawa pulang
kulaporkan pada buku harian
esok kan hiasi etalase
dari hati pulanglah kosong
tajam pisau yang kau lempar
hingga aku terasa tertampar
pupus, tatapanmu menusuk halus
mimpi cakrawala tinggallah asa
aku bersemayam di balik duka
hingga luka tak dapat lagi ku rasa
------------------------------------
------------------------------------

Tidak ada komentar:
Posting Komentar