kuminum darahmu
dan dengan tertawa
kucabut belati yang menancap di dadamu
perih, takut , dingin..
kututup telinga dari ratapan
aku tetap tertawa
kutancap belati lebih dalam lagi
aku haus darah..
akulah lintah di jantung mu
derita, duka,
kututup mata..
basah, tangis, airmata
tak ku rasa..
aku bukan manusia
sakitmu bagiku tawa,
sekeping hati yang ku punya,
tlah ku buang entah ke mana
--------------------------------
--------------------------------

Tidak ada komentar:
Posting Komentar